Kegigihan Ridwan Menjaga Keamanan Laut di Pulau Bontosua, Sulawesi Selatan

Jika Anda pernah berkunjung ke Sulawesi Selatan, keberadan Pulau Bontosua pasti tak asing di telinga. Di pulau nelayan ini tinggal seorang pemuda bernama Muhammad Ridwan. Pria berusia 40 tahun itu bukanlah pemuda biasa, ia merupakan koordinator Pos Pengawasan Masyarakat (Poswasmas) di Pulau Bontosua.

Saban hari, setelah salat dzuhur, atau sepulangnya ia melaut, Ridwan bergegas melanjutkan tugasnya untuk menjaga keamanan Pulau Bontosua, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Bukan hanya sekadar menjaga kelestarian terumbu karang dan makhluk hidupnya, Ridwan juga bertugas untuk menjaga laut Indonesia dari para nelayan luar negeri yang tak memiliki izin dalam menangkap ikan di perairan Indonesia.

Selama menjadi seorang penjaga laut, Ridwan mendapat berbagai piagam dan sertifikat. Ketekunan dan sifatnya yang penuh tanggung jawab, membuat Ridwan menjadi pengawas laut yang bisa diandalkan.

Bahkan ia mendapat beberapa penghargaan oleh gubernur Sulawesi Selatan. Meski dibayar dengan upah yang tak seberapa, tapi Ridwan tak pernah mengeluh. Malahan sering kali, Ridwan yang harus mengocek ongkos sendiri untuk transportasi dan komunikasi.

Kisah ketekunan dan keberanian Ridwan dalam menghalau para kapal ilegal di Pulau Bontosua ini adalah salah satu alasan mengapa ia seharusnya memperoleh kebaikan dari Produk Asuransi Syariah. Perjuangan Syarifudin menjaga lautan, tentu tak mudah dan harus diberikan dukungan.

Produk asuransi ini adalah produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan sekaligus investasi bagi keluarga bahkan ketika Anda sudah meninggal dunia. Produk asuransi ini tentunya sangat  berguna bagi keberlangsungan dan kesejahteraan hidup Ridwan dan keluarga sehingga ahli waris mampu melanjutkan perjuangannya dalam menebar kebaikan dan tentunya bisa hidup lebih layak.

Bergabung Sejak 2005

Ridwan bergabung menjadi pengawas laut sejak tahun 2005. Saat itu, Ridwan ikut dalam program Coremap yakni Coral Reef Management Program.

Ridwan mengetahui program tersebut dari kepala desa yang menawarkan warga untuk menjadi pengawas laut. Meskipun Ridwan dihantui dengan risiko yang tinggi, namun hal itu ia tetap tak menghentikan niatnya untuk menjaga lautan Indonesia.

Bersama 11 warga lainnya, Ridwan resmi bergabung menjadi pengawas laut. Ridwan mengaku keinginan untuk ikut terlibat menjadi pengawas laut berasal dari rasa tanggung jawabnya untuk menjaga wilayah kepulauan tempat tinggalnya.

Perjuangan dan tekad Ridwan patut dijadikan sebagai motivasi sebagai sesama makhluk hidup kita harus saling menjaga dan melindungi. Jika kita menjaga alam, lautan, maka alam jugalah yang akan menjaga kita. Karenanya, Ridwan layak untuk mendapatkan Asuransi Syariah Indonesia dari Allianz.

Apa yang dilakukan oleh Ridwan sesuai dengan kampanye #AwaliDenganKebaikan yang kini giat digaungkan oleh Allianz. Kampanye tersebut bertujuan untuk menyadarkan kita bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menebar kebaikan dan hal-hal positif termasuk dalam urusan menjaga alam dan lautan Indonesia.

Ridwan adalah satu dari sekian orang baik yang bekerja tanpa pamrih dan tak melalaikan tanggung jawab. Tentunya kebaikan yang dilakukan oleh Ridwan ini harus disebarluaskan agar memotivasi banyak orang untuk lebih banyak berbuat baik tanpa harus selalu dibayar dengan imbalan. Hanya mereka yang ikhlas dan kuat bisa melakukan hal itu.

Selain itu, Anda juga bisa membantu sesama dengan bergabung menjadi anggota asuransi Allisya Protection Plus. Asuransi Allisya Protection Plus ini menghadirkan konsep tolong menolong, Anda bisa iuran untuk membantu sesama yang sedang mengalami musibah. Dengan begini Anda bisa berbuat kebaikan tak hanya untuk diri sendiri namun juga bermanfaat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *